Sastra-Puisi


MALAM

Aku hanya ingin bercerita padamu
tentang kita di masa itu
saat sawah masih menghijau terhampar, dan sungai-sungai bening gemericik
saat kita muda dan selalu menyenandungkan indahnya burung berkicau
perasaan yang sama menyatukan mimpi dalam bahtera indah bertabur bunga-bunga

Andai badai tak menghempas setiaku
kita masih bernyanyi dan melangkah bersama
menyusuri pematang, menyibak semak berduri dan bergandengan di atas jembatan bambu licin terguyur hujan,
menari di bawah rinai, dan mentertawakan pelangi

Namun acapkali rasa syukur kita lupakan
Kau, merenggut apa yang pernah kita punya
meremasnya hingga remuk berkeping
dalam diamnya malam
hingga akhirnya aku tak mengerti mengapa secuil asaku menjadi kenangan

kaki langi di bukit amben

memberiku jawaban, mengapa rinduku tak berjawab


Yogyakarta, 29 Juli 2019

*teruslah menulis, supaya pikiranmu terus bekerja
*tak ingin lelah berbagi

Postingan populer dari blog ini

SALAM

Pendidikan