Pendidikan Anak
Biarkan Mereka (Belajar) Berpuasa
Saya masih ingat pada saat berlatih puasa di
umur 6 tahun. Bapak dan ibu memotivasi dengan luar biasa. Pelayanan yang
diberikan sangat istimewa, di mulai dari sesi makan sahur yang disuapi (padahal
saat itu sudah bisa makan sendiri). Kemudian digendong saat bangun tidur dan
mau cuci muka ke kamar mandi., disediakan lauk istimewa sesuai kesukaan dan
diajak jalan-jalan ke Taman Sari, Stasiun Tugu atau melihat Kraton Jogja
sepulang jamaah subuh di masjid. Yang masih terkenang-kenang adalah saat berbuka,
kita boleh makan apa saja sesuai keinginan. Tak ayal sejak pagi sudah sibuk
mengumpulkan makanan ini itu. Lalu boleh bermain di masjid dan sekitarnya
sepanjang hari, karena sekolah libur penuh selama ramadhan. Kenangan belajar
puasa yang menyenangkan.
Puasa secara bahasa artinya menahan dari
sesuatu. Adapun secara istilah syar’i artinya menahan diri dari makan, minum
dan segala pembatal puasa yang disertai dengan niat dari mulai terbitnya fajar
shadiq hingga terbenanmnya matahari.
Puasa diwajibkan bagi orang yang beriman,
yang berusia baligh laki-laki maupun perempuan. Puasa pada anak-anak belumlah
wajib. Namun melatih mereka untuk berpuasa sangat dianjurkan. Sebagai ajang
latihan, anak-anak yang berumur 4-8 tahun dapat menjalankan puasa setengah hari
(puasa bedhug, di berbuka di tengah hari), atau puasa tiga perempat hari di
belakang (puasa ‘ashar, berbuka pada saat adzan ‘ashar).
Membersamai dan mengajarkan berpuasa pada anak-anak
adalah kewajiban orang tua, dengan cara memberi motivasi dan pendekatan yang
baik. Sehingga anak-anak mau berlatih puasa dengan sukarela. Beberapa manfaat
puasa yang dapat kita jelaskan pada anak adalah :
1. Puasa
mendekatkan anak pada agama
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan
atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar
kamu bertaqwa” (QS. Al-Baqarah: 183).
Ayat tersebut jelas, bahwa puasa
diwajibkan. Tugas orang tua adalah mengajak anak untuk taat pada perintah
Allah. Melatihnya berpuasa, sama artinya dengan melatihnya untuk taat kepada
Allah. Taat kepada Allah menjadikan anak akan mengenali agamanya, memahami dan
menjalankan sesuai perintah dan larangan.
Beri motivasi dan pujian terus sampai
mereka menyelesaikan puasanya. Jelaskan juga bahwa segala sesuatu punya tujuan,
maka puasa juga punya tujuan. Membangun rasa cinta Allah dan RasulNya dimulai
dari menaati perintahNya.
2. Puasa
mengajarkan anak untuk menjaga keseimbangan hidup
Pada hakikatnya kita adalah hamba Allah
yang diperintahkan untuk beribadah. Namun karena kesibukan pekerjaan, sekolah,
bermain dan lain-lain membuat kita sering melupakan kewajiban kita, Pada bulan
puasa ini kita melatih diri untuk kembali mengingat dan melaksanakan seluruh
kewajiban tersebut. Menyeimbangkan hidup bersama anak adalah menghidupkan
suasana Ramadhan dengan amalan-amalan yang baik, serta mengajarkan bahwa puasa
tidak juga menghalangi aktifitas keseharian kita.
3. Puasa
melatih kedisiplinan soal waktu
Untuk menghasilkan puasa yang tetap fit
dan kuat di siang hari, maka tubuh memerlukan istirahat yang cukup. Hal ini
mendidik tubuh kita untuk tidur lebih teratur. Bangun untuk makan sahur di pagi
hari dan berbuka di waktu yang sesuai dengan jadwal di sore hari, ada dua waktu
yang dinanti dan ditaati anak.
Point penting dari puasa dalam melatih
kedisiplinan adalah: tidur teratur, sahur dan buka tepat waktu, belajar
mengatur waktu antara kegiatan ramadhan dan aktifitas harian.
4. Puasa
mengajarkan rasa empati dan silaturahmi
Dalam Islam ada persaudaraan sesama
muslim, yang tampak jelas di bulan Ramadhan adalah orang-orang memberikan
takjil buka puasa di masjid dengan ikhlas, lebih banyak bersedekah, menjalin
silaturahmi saat jamaah sholat di masjid.
Selain itu belajar berpuasa, akan memahamkan
kepada anak bagaimana rasanya lapar dan haus. Diharapkan tumbuh empati kepada
orang yang kurang beruntung secara ekonomi yang ada di lingkungan sekitarnya.
5. Puasa
menyehatkan badan
Puasa membantu anak mengatur pola makan
menjadi teratur.
Puasa juga melatih anak untuk makan
makanan yang sehat. Pada saat sahur dan berbuka kita dapat memberikan makanan
cukup gizi, menahan anak-anak dari jajan sembarangan. Juga perlu diberi
penjelasan bahwa puasa dapat mengistirahatkan pencernaan dan perut dari
kelelahan kerja yang terus menerus sepanjang hari sepanjang tahun. Selain itu puasa
juga membersihkan tubuh dari racun dan kotoran (detoksifikasi).
6. Puasa menanamkan kejujuran
Anak yang berpuasa, melatih mereka untuk
jujur. Jujur pada orang tua, orang lain dan diri mereka sendiri. Jujur pada
diri sendiri diperoleh dengan mereka menyadari harus menahan rasa haus, rasa
lapar dan sikap-sikap buruk. Dan jika mereka tidak kuat, mereka akan jujur
mengatakan bahwa memang tidak kuat untuk minta berbuka duluan. Tak apa, namanya
juga belajar.
Puasa juga mengajarkan pada anak untuk
menahan segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa.
Model saya dengan model orang tua saya dalam
melatih puasa pada anak-anak saat mereka masih kecil, tidak jauh berbeda. Jika
ada perbedaan terletak pada bonus di hari raya. Dulu jika puasa saya penuh berarti
mendapat baju baru dua potong. Anak-anak saya (kemarin dulu) jika puasa penuh
dapat angpao banyak, dari kakek, nenek, paman, bibi dan saudara. Tidak
mengajarkan matre, tapi sebagai bentuk penghargaan saja dari orang-orang
dewasa. Toh, sekarang mereka tetap puasa wajib dan sunat meski jauh dari orang
tua dan tidak pantas lagi mendapat angpao di hari raya.
Lain ladang lain belalang, begitu juga
lain keluarga maka beda juga cara melatih anak dalam melaksanakan ibadah puasa
ini.
Sebagai tambahan yang mungkin berguna
bagi kita, ada tips cantik ala Sara Risman (Parenting
With Elly Risman and Family) dalam Tips RamadhanDay #2:
Tips Ramadhan Day #2:
Anak yang masih di bawah usia 7 tahun boleh sahur sebangunnya jika setelah dibangunkan pada waktu sahur belum berhasil bangun juga.
Mereka puasa sekuatnya sampai waktu yg sama selama 3 hari ke depan.
Setelah itu tambah minimal 1 jam. Untuk 3 hari ke depan.
Jadi misalnya kalau hari ini hanya bisa sampai jam 11, besok dan lusa harus minimal jam 11.
Hari ke-4 minimal sampai jam 12, untuk 3 hari ke depannya.
Hari ke-7 sampai jam 1 dan begitu seterusnya.
Dengan metode ini, seharusnya, targetnya sebelum hari raya, sudah berhasil puasa full
Jika sudah berbuka, tidak boleh lanjut lagi.
Karena puasa tidak boleh putus sambung sesuka hati.
Dan mengizinkannya hanya akan mengacaukan konsep puasa.
Itu metode lama dan salah. Zaman sudah berganti.. Generasi berubah, ilmu semakin nambah jadi cara juga harus berubah. Lebih baik mengasuh langsung dengan benar sekalian, daripada memperbaiki yang sudah terlanjur salah. Ya kalau umur kita cukup panjang untuk membetulkannya.. Kalau tidak?
Anak yang masih di bawah usia 7 tahun boleh sahur sebangunnya jika setelah dibangunkan pada waktu sahur belum berhasil bangun juga.
Mereka puasa sekuatnya sampai waktu yg sama selama 3 hari ke depan.
Setelah itu tambah minimal 1 jam. Untuk 3 hari ke depan.
Jadi misalnya kalau hari ini hanya bisa sampai jam 11, besok dan lusa harus minimal jam 11.
Hari ke-4 minimal sampai jam 12, untuk 3 hari ke depannya.
Hari ke-7 sampai jam 1 dan begitu seterusnya.
Dengan metode ini, seharusnya, targetnya sebelum hari raya, sudah berhasil puasa full
Jika sudah berbuka, tidak boleh lanjut lagi.
Karena puasa tidak boleh putus sambung sesuka hati.
Dan mengizinkannya hanya akan mengacaukan konsep puasa.
Itu metode lama dan salah. Zaman sudah berganti.. Generasi berubah, ilmu semakin nambah jadi cara juga harus berubah. Lebih baik mengasuh langsung dengan benar sekalian, daripada memperbaiki yang sudah terlanjur salah. Ya kalau umur kita cukup panjang untuk membetulkannya.. Kalau tidak?
Puasa adalah proses yg harus dilalui
seumur hidup, buat semenyenangkan mungkin😊
Mungkin masih ada dari kita yang eman-eman ketika mau melatih berpuasa
pada anak-anak dengan berbagai alasan. Tentunya hak masing-masing dalam
mendidik anak, pendapat boleh berbeda. Tugas kita sebagai orang tua adalah
melakukan yang terbaik untuk anak-anak kita.
Mengajarkan dan melatih beribadah yang
diperintahkan Allah SWT adalah salah satu usaha kita, dan itu dapat dimulai
sejak dini.
Semoga bermanfaat.
*Tulisan ini pernah diposting di Gurusiana tgl 29 Mei 2017
* Link : http://srirahmiyati.gurusiana.id/article/biarkan-mereka-belajar-berpuasa-173276