Pendidikan Anak

Mendidik Anak


Menjadi orang tua tentu menjadi sesuatu yang diidam-idamkan dalam sebuah keluarga. Anak tentu menjadi karunia terbesar setelah menikah. Tentunya tidak mudah menjadi seorang tua karena anak adalah amanah Allah yang tentunya harus dijaga sampai mereka dewasa. Sayangnya semakin sekulernya lingkungan membuat tumbuh kembang anak secara moral dan akhlak terganggu. Ini juga yang menyebabkan kenakalan anak terjadi sehingga orang tua menjadi bingung dan repot harus berbuat apa. Islam menjadikan hubungan orang tua dan anak sangat seimbang. Orang tua terbebani pendidikan terhadap anak mereka sedangkan anak terbebani dengan memuliakan orang tua. Akan tetapi kunci utama pendidikan anak pada dasarnya adalah pada orang tua itu sendiri.

Rasulullah SAW bersabda, ““Adapun hak anakmu adalah, ketahuilah bahwa ia berasal darimu. Dan segala kebaikan dan keburukannya di dunia, dinisbatkan kepadamu. Engkau bertanggung jawab untuk mendidiknya, membimbingnya menuju Allah dan membantunya untuk menaati perintah-Nya.”
 Berkaitan dengan cara mendidik anak, ada beberapa hal yang menjadi catatan kita, yakni
  1. Menanamkan keimanan dan akidah dalam jiwa anak. Contohnya : Allah Maha Esa, Allah Maha Kuasa
  2. Menjauhkan anak dari akhlak tercela, dengan cara menanamkan agar anak-anak menjauhi sifat-sifat dusta, khianat, iri, dengki dan lain-lain
  3. Serius memberikan pendidikan dengan keteladanan, ingat satu perbuatan lebih bermakna daripada seribu kata-kata
  4. Menghindarkan diri dari sifat kontradiktif yang dapat dilihat dan dicontoh anak
  5. Memperhatikan fase-fase perkembangan usia anak, sehingga orang tua dapat belajar untuk mendampingi anak secara tepat.

 “Maka, perlakukanlah anakmu sebagaimana perlakuan seseorang yang mengetahui bahwa andaikan ia berbuat baik pada anaknya, niscaya ia akan mendapatkan pahala dan andaikan ia berbuat buruk niscaya ia akan memperoleh hukuman.”
Wallahu a’lam, semoga bermanfaat.

Postingan populer dari blog ini

SALAM

Pendidikan